Perkuat Kepemimpinan Pendidikan : Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Bekali Kepala Sekolah Cendekia Muslim Literasi Digital
Rabu, 01 Juli 2026
Sijunjung — Kepemimpinan sekolah di abad ke-21 tidak lagi hanya menuntut kecakapan manajerial konvensional, tetapi juga kemahiran dalam menavigasi dunia digital. Menyadari hal tersebut, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI lokus Sijunjung menggelar kegiatan literasi digital khusus bagi Kepala Sekolah Cendekia Muslim pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa pucuk pimpinan lembaga pendidikan memiliki visi digital yang kuat guna membawa institusinya relevan dengan perkembangan zaman.
Kepala sekolah memegang peranan sentral sebagai trendsetter dan pengambil kebijakan di lingkungan pendidikan. Literasi digital bagi kepala sekolah bukan sekadar kemampuan menggunakan gawai, melainkan tentang "Digital Leadership" atau kepemimpinan digital.
Relima Perpusnas RI lokus Sijunjung menekankan bahwa seorang kepala sekolah harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum, manajemen sekolah, hingga komunikasi dengan orang tua murid. Dengan pemahaman literasi digital yang mumpuni, Kepala Sekolah Cendekia Muslim diharapkan dapat menciptakan ekosistem sekolah yang cerdas digital dan aman secara siber.
Kegiatan menjadi bukti nyata kolaborasi antara relawan literasi dan sektor pendidikan formal. Relima Perpusnas RI sebagai perpanjangan tangan dari Perpustakaan Nasional berkomitmen untuk terus menyebarkan virus literasi ke berbagai lini, termasuk sekolah-sekolah swasta seperti Cendekia Muslim.
Dampak jangka panjang dari kegiatan ini adalah lahirnya kebijakan-kebijakan sekolah yang mendukung literasi digital bagi guru dan siswa. Kepala Sekolah Cendekia Muslim kini memiliki perspektif baru dalam menyusun program sekolah yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada kecakapan hidup di era digital. Melalui pendampingan dari Relima Sijunjung, Cendekia Muslim diharapkan dapat menjadi pelopor sekolah di Kabupaten Sijunjung yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan produktif.