← Kembali ke Berita
Berita RELIMA Pusat

Perkuat Tata Kelola, Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Lakukan Inventarisasi di Rumah Baca CMD Bukit Bual

Rabu, 20 Mei 2026

Perkuat Tata Kelola, Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung Lakukan Inventarisasi di Rumah Baca CMD Bukit Bual

Sijunjung — Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI Lokus Sijunjung melaksanakan kegiatan inventarisasi aset dan koleksi buku di Rumah Baca CMD Bukit Bual, Kabupaten Sijunjung, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan tertib administrasi serta memetakan kebutuhan pengembangan literasi di nagari tersebut.

Proses inventarisasi ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan langsung Pengelola Rumah Baca CMD serta mendapat dukungan penuh dari Wali Nagari Bukit Bual yang hadir di lokasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya profesionalisasi pengelolaan Rumah Baca CMD agar lebih terukur dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Relima bersama pengelola melakukan pendataan ulang terhadap jumlah koleksi judul buku, kondisi fisik sarana prasarana, serta sistem sirkulasi peminjaman buku yang selama ini berjalan.

Wali Nagari Bukit Bual menyambut baik inisiatif Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung dalam mendampingi rumah baca di wilayahnya. Menurutnya, data yang akurat hasil inventarisasi ini akan menjadi dasar bagi pemerintah nagari dalam menentukan kebijakan pendukungan literasi ke depan.

Dengan adanya inventarisasi ini, pengelola jadi tahu apa saja kekurangan dan potensi yang ada di Rumah Baca CMD. Ini penting agar bantuan atau pengadaan buku ke depan bisa tepat sasaran sesuai kebutuhan warga Bukit Bual.

Sementara itu, pihak Relima Perpusnas RI Lokus Sijunjung menekankan bahwa inventarisasi adalah langkah awal dari transformasi rumah baca. Dengan administrasi yang rapi, pengelola akan lebih mudah dalam melakukan pengembangan layanan, seperti pengajuan bantuan buku ke pusat maupun kerja sama dengan pihak ketiga.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Baca CMD Bukit Bual ini diharapkan menjadi pemantik bagi nagari-nagari lain di Sijunjung untuk mulai memperhatikan tata kelola perpustakaan komunitas atau rumah baca secara serius. Sinergi antara relawan, pengelola, dan pemerintah nagari menjadi kunci utama dalam menghidupkan ekosistem minat baca di tingkat akar rumput.